kalpurnia (@babukuyi)

kalpurnia

@babukuyi

Melankolic Koleris

  • 1,447 Posts

  • 716 Followers

  • 413 Following

#Repost @raehanul_bahraen (@get_repost)
・・・
# Larangan Berbohong pada Anak Meskipun Terlihat Remeh
.
Bisa jadi ada orang tua yang menganggap remeh bahwa boleh atau tidak apa-apa berbohong pada anak, karena menganggap masih kecil dan belum paham, semisal:
.
"Awas jangan nakal ya, nanti digigit setan lho"
.
"Kalau gak mau makan, nanti disuntik pak Dokter lho, mau disuntik gak?"
.
"Kalau pijat ayah, nanti ayah ajak jalan-jalan" (padahal gak ada niat, hanya agar dipijat aja)
.
"Cup cup diam ya, gak usah nangis, nanti ibu belikan maenan besok" (padahal gak ada niat, hanya agar anak diam"
.
Walaupun pada anak kecil, kita tidak boleh berbohong dan berdusta. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
.
“Barangsiapa yang berkata kepada anak kecil, “Kemarilah, saya akan memberimu sesuatu”, lalu ia tidak memberinya, maka itu adalah sebuah kebohongan.”[1]
.
Harusnya kita jelaskan dengan jujur dan anak pasti paham, karena anak-anak juga punya kemampuan berpikir bahkan anak-anak terkadang hapalannya kuat dan serta "mesin fotocopy hebat". Ia akan menagih janji tersebut dan akan sangat kecewa jika tidak jadi, serta akan mengingat kuat "kebohongan" tersebut yang nantinya akan ditiru.
.
Harusnya dijelaskan dengan jujur:
.
"Jangan nakal, karena bukan akhlak mulia dan merugikan diri sendiri"
.
"Ayo makan yang banyak, supaya jadi mukmin kuat dengan makan bergizi" dll
.
Bagaimanapun juga dusta tetaplah tidak boleh hukum asalnya (kecuali yang ada udzur dari syariat). Berdusta walaupun untuk niat baik, semisal berdusta agar orang lain tertawa dan senang, maka ini saja tidak boleh dan keras ancamannya
.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
.
“Kecelakaan bagi orang yang telah bercerita dengan suatu omongan untuk membuat suatu kaum jadi tertawa, lalu ia dusta. Kecelakaan baginya, kecelakaan baginya”.[2]
.
Kita usahakan jangan sampai berbohong, karena balasan pahalanya sangat besar yaitu jaminan surga.
.
Baca selengkapanya ا:
https://muslimafiyah.com/larangan-berbohong-pada-anak-meskipun-terlihat-remeh.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

__
Follow akun:
Instagram : raehanul.com/instagram
Telegram : raehanul.com/telegram
LINE : raehanul.com/line
FB: raehanul.com/facebook

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @raehanul_bahraen (@get_repost) ・・・ # Larangan Berbohong pada Anak Meskipun Terlihat Remeh . Bisa jadi ada orang tua yang menganggap remeh bahwa boleh atau tidak apa-apa berbohong pada anak, karena menganggap masih kecil dan belum paham, semisal: . "Awas jangan nakal ya, nanti digigit setan lho" . "Kalau gak mau makan, nanti disuntik pak Dokter lho, mau disuntik gak?" . "Kalau pijat ayah, nanti ayah ajak jalan-jalan" (padahal gak ada niat, hanya agar dipijat aja) . "Cup cup diam ya, gak usah nangis, nanti ibu belikan maenan besok" (padahal gak ada niat, hanya agar anak diam" . Walaupun pada anak kecil, kita tidak boleh berbohong dan berdusta. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, . “Barangsiapa yang berkata kepada anak kecil, “Kemarilah, saya akan memberimu sesuatu”, lalu ia tidak memberinya, maka itu adalah sebuah kebohongan.”[1] . Harusnya kita jelaskan dengan jujur dan anak pasti paham, karena anak-anak juga punya kemampuan berpikir bahkan anak-anak terkadang hapalannya kuat dan serta "mesin fotocopy hebat". Ia akan menagih janji tersebut dan akan sangat kecewa jika tidak jadi, serta akan mengingat kuat "kebohongan" tersebut yang nantinya akan ditiru. . Harusnya dijelaskan dengan jujur: . "Jangan nakal, karena bukan akhlak mulia dan merugikan diri sendiri" . "Ayo makan yang banyak, supaya jadi mukmin kuat dengan makan bergizi" dll . Bagaimanapun juga dusta tetaplah tidak boleh hukum asalnya (kecuali yang ada udzur dari syariat). Berdusta walaupun untuk niat baik, semisal berdusta agar orang lain tertawa dan senang, maka ini saja tidak boleh dan keras ancamannya . Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, . “Kecelakaan bagi orang yang telah bercerita dengan suatu omongan untuk membuat suatu kaum jadi tertawa, lalu ia dusta. Kecelakaan baginya, kecelakaan baginya”.[2] . Kita usahakan jangan sampai berbohong, karena balasan pahalanya sangat besar yaitu jaminan surga. . Baca selengkapanya ا: https://muslimafiyah.com/larangan-berbohong-pada-anak-meskipun-terlihat-remeh.html Penyusun: Raehanul Bahraen __ Follow akun: Instagram : raehanul.com/instagram Telegram : raehanul.com/telegram LINE : raehanul.com/line FB: raehanul.com/facebook

#Repost @radeesyaedu (@get_repost)
・・・
#RadeesyaEdu 
#KomunikasiBaikBenarMenyenangkan
#KitadanbuahHati
#EllyRisman
#EllyRismanParentingInstitute

Masyaallah tabarakallah.. Komunikasi sangat penting,  karena sebagian besar luka jiwa seseorang disebabkan oleh komunikasi menyimpang yang telah dialami sejak kecil. 
Jazakumullah khoir Ibu Wiwit yang telah berbagi ilmu :) daan jugaa peserta yang telah dengan semangat mengikuti pelatiha  selama 2 hari.

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @radeesyaedu (@get_repost) ・・・ #RadeesyaEdu #KomunikasiBaikBenarMenyenangkan #KitadanbuahHati #EllyRisman #EllyRismanParentingInstitute Masyaallah tabarakallah.. Komunikasi sangat penting, karena sebagian besar luka jiwa seseorang disebabkan oleh komunikasi menyimpang yang telah dialami sejak kecil. Jazakumullah khoir Ibu Wiwit yang telah berbagi ilmu :) daan jugaa peserta yang telah dengan semangat mengikuti pelatiha selama 2 hari.

#Repost @kitadanbuahhati (@get_repost)
・・・
AYAH, PELUKLAH ANAKMU!

Ahmad Syarief, S.Psi
Trainer dan Konselor Remaja Yayasan Kita dan Buah Hati

Wahai Ayah, Terima Kasih engkau telah bekerja dengan pengorbanan hingga petang bahkan malampun tiba. Semua itu dilakukan hanya untuk keluarga tercinta agar lebih bahagia. Berbicara tentang ayah, saya jadi teringat sekitar tahun lalu pada sesi konseling di sekolah.

Tiba-tiba saja seorang perempuan kelas 8 duduk dihadapan saya sambil bertanya : kenapa saya dipanggil kak? Seperti biasa saya pun mengajak siswi ini berpikir tentang apa yang ia lakukan sehingga harus berhadapan dengan saya. Akhirnya ia pun menyadari kesalahannya yakni sering tidak masuk sekolah terutama setiap hari senin dan sabtu. Ia pun mengakui bahwa setiap hari senin dan sabtu selalu bangun kesiangan karena tidurnya jam 3 malam. Hah!!Jam 3 malam? Lama sekali saya ngobrol dengannya untuk menggali apa yang ia lakukan hingga baru tidur jam 3 malam.

Lalu, dengan suara lirihnya ia pun berkata "aku kerja kak". Waw.. anak usia 15 tahun kerja sampe malam? "Hmmm... kerja di resto? Atau di cafe?" sambung saya dengan nada santai tanpa panik. Lalu, ia pun mengatakan dengan jujur bahwa saya kerja nemenin tamu karaokean kak. Ooo suara kamu bagus dong. Selain nemenin nyanyi kamu ngapain? Ia pun menceritakannya dengan sedikit meneteskan air mata dan ucapan yang terbata-bata. Ternyata sudah sebulan ia berkerja di tempat karaoke yang tugasnya menemani tamu usia 25 tahun ke atas. Ia mengaku diberikan uang 200 ribu setiap kali menemani tamu. Ia mengaku senang bekerja disana, karena bukan uang yang dicari tapi ia senang dengan pelukan tamu-tamu yang non muhrim itu pastinya.

Baca artikel lengkap di link pada bio!
.
.
.
#ParentingEraDigital
#YayasanKitadanBuahHati
#EllyRismanParentingInstitute
#EllyRisman
#EllyRismanParenting
#IslamicParenting 
#BrainBasedParenting

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @kitadanbuahhati (@get_repost) ・・・ AYAH, PELUKLAH ANAKMU! Ahmad Syarief, S.Psi Trainer dan Konselor Remaja Yayasan Kita dan Buah Hati Wahai Ayah, Terima Kasih engkau telah bekerja dengan pengorbanan hingga petang bahkan malampun tiba. Semua itu dilakukan hanya untuk keluarga tercinta agar lebih bahagia. Berbicara tentang ayah, saya jadi teringat sekitar tahun lalu pada sesi konseling di sekolah. Tiba-tiba saja seorang perempuan kelas 8 duduk dihadapan saya sambil bertanya : kenapa saya dipanggil kak? Seperti biasa saya pun mengajak siswi ini berpikir tentang apa yang ia lakukan sehingga harus berhadapan dengan saya. Akhirnya ia pun menyadari kesalahannya yakni sering tidak masuk sekolah terutama setiap hari senin dan sabtu. Ia pun mengakui bahwa setiap hari senin dan sabtu selalu bangun kesiangan karena tidurnya jam 3 malam. Hah!!Jam 3 malam? Lama sekali saya ngobrol dengannya untuk menggali apa yang ia lakukan hingga baru tidur jam 3 malam. Lalu, dengan suara lirihnya ia pun berkata "aku kerja kak". Waw.. anak usia 15 tahun kerja sampe malam? "Hmmm... kerja di resto? Atau di cafe?" sambung saya dengan nada santai tanpa panik. Lalu, ia pun mengatakan dengan jujur bahwa saya kerja nemenin tamu karaokean kak. Ooo suara kamu bagus dong. Selain nemenin nyanyi kamu ngapain? Ia pun menceritakannya dengan sedikit meneteskan air mata dan ucapan yang terbata-bata. Ternyata sudah sebulan ia berkerja di tempat karaoke yang tugasnya menemani tamu usia 25 tahun ke atas. Ia mengaku diberikan uang 200 ribu setiap kali menemani tamu. Ia mengaku senang bekerja disana, karena bukan uang yang dicari tapi ia senang dengan pelukan tamu-tamu yang non muhrim itu pastinya. Baca artikel lengkap di link pada bio! . . . #ParentingEraDigital #YayasanKitadanBuahHati #EllyRismanParentingInstitute #EllyRisman #EllyRismanParenting #IslamicParenting #BrainBasedParenting

#Repost @fiqihwanita_ (@get_repost)
・・・
"DULU JUGA, KITA BEGITU..." .
Bismillaah... Sebelum kita mendakwahkan orang awam atau belum mengenal sunnah hendaknya kita berfikir bahwa Dulu Juga, Kita Begitu...
.
.
Dulu kita jahil, sehingga kita dapat mensyukuri Nikmat Hidayah tsbt dan bersabar dalam berdakwah. (Umpamanya : Dulu anda memakai jilbab cap taplak meja (pendek) sekarang anda jilbab lebar karena dapat hidayah, lalu anda nasehati temen anda yg jilbabnya pendek, ingat.. dakwah itu proses kalau belum berhasil ya sabar karena "Dulu Juga, Kita Begitu"
.
Jangan mencacinya.. tetap lemah lembut dan mendakwahkannya, karena kita dapat hidayah dengan kelembutan maka "Dulu Juga, kita begitu...) .
Sebagaimana Para sahabat radhiyallahu 'anhu :
.
Allah Ta'ala berfirman : "Begitulah Keadaan kamu dahulu, lalu Allah memberikan Hidayah kepadamu" [an Nisa : 94]
.
Syaikh as Sa'di rahimahullah mengatakan "diantara manfaat mengingat sebelum mendapatkan hidayah, adalah agar kita bersabar mendakwahkan orang lain.

Kenapa bersabar..?
Karena hidayah itu proses, bukan bim salabim...maka dengan ayat ini kita merenung, Dulupun kita Begitu.... .
.
Biasanya awal-awal ngaji Sunnah masih semangat, pulang ngaji langsung bilang ke bapaknya potong celananya, itu isbal..Bilang ke ibunya kerudung apa taplak meja... Subhanallah...
Nabi tidak mengajarkan dakwah begitu, apalagi orang tua... .
.
Ya ikhwah...
Hidayah butuh proses, ketika khamr dikatakan haram... itu bertahap.
Bertahap dikhabari bahwa khamr ada manfaatnya dan ada mudharatnya tapi mudharatnya lebih besar.

Awal-awal dimana Allah membatasi khamr hanya boleh minum ba'da isya dan ba'da shubuh jeda waktu shalat.

Dan saat itu Ada shahabat nabi yang minum khamr di waktu terlarang yakni selain 2 waktu itu, akhirnya shahabat itu shalat baca al kafirun gak selesai2, maka wahyu turun dari Allah, dan khamr diharamkan mutlak.

Akhirnya khamr yang di gelas mereka (para sahabat nabi) mereka tumpahkan...
Khamr yang dimulut mereka muntahkan..
Hingga madinah luber dengan khamr... ini tidak lain adalah hasil proses dakwah. Gak perlu mereka dipaksakan..
Mereka sadar sendiri karena tingkatan taqwa yang tinggi..
.
[Oleh : Ustadz Abdullah Zein, BA. MA.]
.

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @fiqihwanita_ (@get_repost) ・・・ "DULU JUGA, KITA BEGITU..." . Bismillaah... Sebelum kita mendakwahkan orang awam atau belum mengenal sunnah hendaknya kita berfikir bahwa Dulu Juga, Kita Begitu... . . Dulu kita jahil, sehingga kita dapat mensyukuri Nikmat Hidayah tsbt dan bersabar dalam berdakwah. (Umpamanya : Dulu anda memakai jilbab cap taplak meja (pendek) sekarang anda jilbab lebar karena dapat hidayah, lalu anda nasehati temen anda yg jilbabnya pendek, ingat.. dakwah itu proses kalau belum berhasil ya sabar karena "Dulu Juga, Kita Begitu" . Jangan mencacinya.. tetap lemah lembut dan mendakwahkannya, karena kita dapat hidayah dengan kelembutan maka "Dulu Juga, kita begitu...) . Sebagaimana Para sahabat radhiyallahu 'anhu : . Allah Ta'ala berfirman : "Begitulah Keadaan kamu dahulu, lalu Allah memberikan Hidayah kepadamu" [an Nisa : 94] . Syaikh as Sa'di rahimahullah mengatakan "diantara manfaat mengingat sebelum mendapatkan hidayah, adalah agar kita bersabar mendakwahkan orang lain. Kenapa bersabar..? Karena hidayah itu proses, bukan bim salabim...maka dengan ayat ini kita merenung, Dulupun kita Begitu.... . . Biasanya awal-awal ngaji Sunnah masih semangat, pulang ngaji langsung bilang ke bapaknya potong celananya, itu isbal..Bilang ke ibunya kerudung apa taplak meja... Subhanallah... Nabi tidak mengajarkan dakwah begitu, apalagi orang tua... . . Ya ikhwah... Hidayah butuh proses, ketika khamr dikatakan haram... itu bertahap. Bertahap dikhabari bahwa khamr ada manfaatnya dan ada mudharatnya tapi mudharatnya lebih besar. Awal-awal dimana Allah membatasi khamr hanya boleh minum ba'da isya dan ba'da shubuh jeda waktu shalat. Dan saat itu Ada shahabat nabi yang minum khamr di waktu terlarang yakni selain 2 waktu itu, akhirnya shahabat itu shalat baca al kafirun gak selesai2, maka wahyu turun dari Allah, dan khamr diharamkan mutlak. Akhirnya khamr yang di gelas mereka (para sahabat nabi) mereka tumpahkan... Khamr yang dimulut mereka muntahkan.. Hingga madinah luber dengan khamr... ini tidak lain adalah hasil proses dakwah. Gak perlu mereka dipaksakan.. Mereka sadar sendiri karena tingkatan taqwa yang tinggi.. . [Oleh : Ustadz Abdullah Zein, BA. MA.] .

#Repost @kitadanbuahhati (@get_repost)
・・・
🙌 LIBUR T'LAH TIBA! 🎒
.
🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽
.
Ayah Bunda, sudahkah punya rencana liburan positif untuk ananda?

Pasti menyenangkan kalau ananda bisa menikmati liburan tak hanya santai tapi juga berpartisipasi di acara seru yang menambah pengalaman ⛺⛺⛺
.
Yuk, ajak ananda mengikuti EDUVACATION
"Cool Kids in Digital Era" 😉
.
👟📱💻📊📷📹📺🎧🎸📝
.
Acara ini khusus untuk ananda kelas 6 SD, serta kelas 7 dan 8 SMP yang ada di Jakarta & Bandung ✨
.
Apa keunggulan EDUVACATION?
.
🏃 Kegiatan dengan goal setting
🏃 Memanfaatkan multiple intelligence anak
🏃 Mengedukasi bagaimana menjadi pribadi berkarakter di baik di dunia maya dan dunia nyata
🏃 Mengedukasi bagaimana menyikapi sosial media dengan bijak.
🏃 Memberikan keterampilan literasi dijital
🏃 Anak dapat membuat karya dijital yang positif dan inspiratif
.
🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽
.
📷 Metode EDUVACATION dilakukan dengan simulasi dan coaching, dan aktivitas di dalam serta luar ruang
.
👥 Bersama tim edukator remaja yang berpengalaman menangani isu-isu anak dan remaja 😉
.
Tunggu apa lagi, segera daftarkan ananda sebelum 14 Desember ya!
.
.
.
#EDUVACATION
#YayasanKitadanBuahHati
#DivisiAnakdanRemaja
#LiburanPositif
#AcaraAnak
#LiburanAnak

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @kitadanbuahhati (@get_repost) ・・・ 🙌 LIBUR T'LAH TIBA! 🎒 . 🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽 . Ayah Bunda, sudahkah punya rencana liburan positif untuk ananda? Pasti menyenangkan kalau ananda bisa menikmati liburan tak hanya santai tapi juga berpartisipasi di acara seru yang menambah pengalaman ⛺⛺⛺ . Yuk, ajak ananda mengikuti EDUVACATION "Cool Kids in Digital Era" 😉 . 👟📱💻📊📷📹📺🎧🎸📝 . Acara ini khusus untuk ananda kelas 6 SD, serta kelas 7 dan 8 SMP yang ada di Jakarta & Bandung ✨ . Apa keunggulan EDUVACATION? . 🏃 Kegiatan dengan goal setting 🏃 Memanfaatkan multiple intelligence anak 🏃 Mengedukasi bagaimana menjadi pribadi berkarakter di baik di dunia maya dan dunia nyata 🏃 Mengedukasi bagaimana menyikapi sosial media dengan bijak. 🏃 Memberikan keterampilan literasi dijital 🏃 Anak dapat membuat karya dijital yang positif dan inspiratif . 🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽🔽 . 📷 Metode EDUVACATION dilakukan dengan simulasi dan coaching, dan aktivitas di dalam serta luar ruang . 👥 Bersama tim edukator remaja yang berpengalaman menangani isu-isu anak dan remaja 😉 . Tunggu apa lagi, segera daftarkan ananda sebelum 14 Desember ya! . . . #EDUVACATION #YayasanKitadanBuahHati #DivisiAnakdanRemaja #LiburanPositif #AcaraAnak #LiburanAnak

Bismillah... H-1
Meet the Rismans 
Sebuah Persembahan dari keluarga Risman.. #MeetTheRismans 
#RadeesyaEdu 
#mengasuhdenganilmu #parenting #parentingseminar

kalpurnia (@babukuyi)


Bismillah... H-1 Meet the Rismans Sebuah Persembahan dari keluarga Risman.. #MeetTheRismans #RadeesyaEdu #mengasuhdenganilmu #parenting #parentingseminar

#Repost @celotehmuslim (@get_repost)
・・・
Buat yang suka makan gorengan nih biasanya makan cabenya pake tangan kiri juga terus ada juga yang suka makan kerupuk pake tangan kiri juga, hayo? mulai sekarang makan harus pake tangan kanan ya, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat.
________________________________
Ketahuilah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam biasa menggunakan tangan kanan untuk sebagian besar urusannya yang baik-baik. Sebagaimana hadits ‘Aisyah radhiallahu’anha:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِي تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ فِي شَأْنِهِ كُلِّهِ “Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam membiasakan diri mendahulukan yang kanan dalam memakai sandal, menyisir, bersuci dan dalam setiap urusannya” (HR. Bukhari 168).
.
Sewaktu aku masih kecil, saat berada dalam asuhan Rasulullah Shallallahu‘alaihi wasallam, pernah suatu ketika tanganku ke sana ke mari (saat mengambil makanan) di nampan. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “wahai bocah, ucaplah bismillah dan makanlah dengan tangan kananmu, serta ambil makanan yang berada di dekatmu”. (HR. Bukhari no.5376, Muslim no.2022),
.
Ini juga berlaku ketika minum, berdasarkan hadits Ibnu Umar radhiallahu’anhuma:

إذا أَكَلَ أحدُكُم فليأكلْ بيمينِهِ . وإذا شرِبَ فليشربْ بيمينِهِ . فإنَّ الشَّيطانَ يأكلُ بشمالِهِ ويشربُ بشمالِهِ “jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya” (HR. Muslim no. 2020).
. 📝Muslim.or.id
________________________________
Jazakumullahu Khayron
🎬 Yufid.tv

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @celotehmuslim (@get_repost) ・・・ Buat yang suka makan gorengan nih biasanya makan cabenya pake tangan kiri juga terus ada juga yang suka makan kerupuk pake tangan kiri juga, hayo? mulai sekarang makan harus pake tangan kanan ya, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ________________________________ Ketahuilah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam biasa menggunakan tangan kanan untuk sebagian besar urusannya yang baik-baik. Sebagaimana hadits ‘Aisyah radhiallahu’anha: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِي تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ فِي شَأْنِهِ كُلِّهِ “Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam membiasakan diri mendahulukan yang kanan dalam memakai sandal, menyisir, bersuci dan dalam setiap urusannya” (HR. Bukhari 168). . Sewaktu aku masih kecil, saat berada dalam asuhan Rasulullah Shallallahu‘alaihi wasallam, pernah suatu ketika tanganku ke sana ke mari (saat mengambil makanan) di nampan. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “wahai bocah, ucaplah bismillah dan makanlah dengan tangan kananmu, serta ambil makanan yang berada di dekatmu”. (HR. Bukhari no.5376, Muslim no.2022), . Ini juga berlaku ketika minum, berdasarkan hadits Ibnu Umar radhiallahu’anhuma: إذا أَكَلَ أحدُكُم فليأكلْ بيمينِهِ . وإذا شرِبَ فليشربْ بيمينِهِ . فإنَّ الشَّيطانَ يأكلُ بشمالِهِ ويشربُ بشمالِهِ “jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya” (HR. Muslim no. 2020). . 📝Muslim.or.id ________________________________ Jazakumullahu Khayron 🎬 Yufid.tv

#Repost @dakwah_tauhid (@get_repost)
・・・
Kapankah dosa kecil menjadi dosa besar?
.
Dosa kecil menjadi dosa besar pada lima keadaan berikut ini:
.
1. terus menerus.
melakukan dosa kecil secara terus menerus menjadikannya besar.
Allah Ta’ala berfirman,
.
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
.
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak terus menerus melakukan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali ‘Imraan [3]: 135).
.
2. meremehkan dosa.
Disebutkan hadits dalam Shahih Bukhari,
.
عَنْ أَنَسٍ – رضى الله عنه – قَالَ إِنَّكُمْ لَتَعْمَلُونَ أَعْمَالاً هِىَ أَدَقُّ فِى أَعْيُنِكُمْ مِنَ الشَّعَرِ ، إِنْ كُنَّا نَعُدُّهَا عَلَى عَهْدِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُوبِقَاتِ
.
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Sesungguhnya kalian melakukan suatu amalan dan menyangka bahwa itu lebih tipis dari rambut. Namun kami menganggapnya di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai sesuatu yang membinasakan.” (HR. Bukhari no. 6492).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
إِنَّ المُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ، وَإِنَّ الفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ
.
“Sesungguhnya orang yang beriman melihat dosa-dosanya seperti ketika duduk di bawah gunung, dia takut kalau gunung tersebut jatuh menimpanya. Adapun orang yang fajir melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang lewat (terbang) di depan hidungnya.” (HR. Bukhari no. 6308).
.
3. Merasa gembira dengan dosa. Merasa gembira dengan dosa menyebabkan pelakunya tidak bertaubat dan terus menerus melakukannya. bahkan ketika ia terluput dari dosa, ia akan merasa sedih. padahal kata Rasulullah: Barang siapa yang merasa gembira dengan kebaikannya dan merasa sedih dengan keburukannya maka ia adalah mukmin. HR Ahmad.
.
Bersambung di comment !

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @dakwah_tauhid (@get_repost) ・・・ Kapankah dosa kecil menjadi dosa besar? . Dosa kecil menjadi dosa besar pada lima keadaan berikut ini: . 1. terus menerus. melakukan dosa kecil secara terus menerus menjadikannya besar. Allah Ta’ala berfirman, . وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ . “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak terus menerus melakukan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali ‘Imraan [3]: 135). . 2. meremehkan dosa. Disebutkan hadits dalam Shahih Bukhari, . عَنْ أَنَسٍ – رضى الله عنه – قَالَ إِنَّكُمْ لَتَعْمَلُونَ أَعْمَالاً هِىَ أَدَقُّ فِى أَعْيُنِكُمْ مِنَ الشَّعَرِ ، إِنْ كُنَّا نَعُدُّهَا عَلَى عَهْدِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُوبِقَاتِ . Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Sesungguhnya kalian melakukan suatu amalan dan menyangka bahwa itu lebih tipis dari rambut. Namun kami menganggapnya di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai sesuatu yang membinasakan.” (HR. Bukhari no. 6492). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, . إِنَّ المُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ، وَإِنَّ الفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ . “Sesungguhnya orang yang beriman melihat dosa-dosanya seperti ketika duduk di bawah gunung, dia takut kalau gunung tersebut jatuh menimpanya. Adapun orang yang fajir melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang lewat (terbang) di depan hidungnya.” (HR. Bukhari no. 6308). . 3. Merasa gembira dengan dosa. Merasa gembira dengan dosa menyebabkan pelakunya tidak bertaubat dan terus menerus melakukannya. bahkan ketika ia terluput dari dosa, ia akan merasa sedih. padahal kata Rasulullah: Barang siapa yang merasa gembira dengan kebaikannya dan merasa sedih dengan keburukannya maka ia adalah mukmin. HR Ahmad. . Bersambung di comment !

SUDAH TERBIT!
harga yg sama dg buku yg pertama,85rb;tapi kali ini ada tambahan tanya jawab pertanyaan parenting oleh Ibu Elly Risman langsung. Bisa di beli dgn harga Disc 50rb saja KHUSUS  utk peserta acara Meet the Rismans. Sudahkah anda mendaftar? For more Info : 08129754010/085640584568 #parentingseminar #MeetTheRismans #parenting #ellyrisman #mengasuhdenganilmu #2Desember

kalpurnia (@babukuyi)


SUDAH TERBIT! harga yg sama dg buku yg pertama,85rb;tapi kali ini ada tambahan tanya jawab pertanyaan parenting oleh Ibu Elly Risman langsung. Bisa di beli dgn harga Disc 50rb saja KHUSUS utk peserta acara Meet the Rismans. Sudahkah anda mendaftar? For more Info : 08129754010/085640584568 #parentingseminar #MeetTheRismans #parenting #ellyrisman #mengasuhdenganilmu #2Desember

#Repost @raehanul_bahraen (@get_repost)
・・・
# Adab Berkomentar di Sosial Media

1. Tulisan sama hukumnya dengan berkata-kata dalam syariat
Jadi tetap berhati-hati dalam menulis

2. Jangan sampai mencela dan memaki

Karena kata-kata caci-maki dan celaan tidak layak keluar dari lisan seorang muslim, walaupun postingan atau komentar sebelumnya sangat tidak layak, misalnya mencela Islam, maka jangan kita balas dengan celaan dan kata-kata kotor lagi.

Bahkan ada larangan mencaci agama lain karena mereka akan membalas mencaci Allah dan agama Islam

3. Sebaiknya hindari menasehati  seseorang di kolom komentar dan dilihat oleh orang banyak

Psikologi manusia tidak suka terlihat salah di depan orang banyak. Jika ingin menasehati sebaiknya berikan nasehat empat mata atau di inbox atau “Private Message” (PM). Bisa jadi sebenarnya ia menerima kebenaran akan tetapi “gengsi” mengaku kalah di depan orang banyak. 
4. Sebaiknya dihindari berkomentar dan berbicara dengan non-mahram tanpa kepentingan

Jika hanya bercanda-bercanda tidak ada tujuan dan sekedar chatting, maka sebaiknya dihindari. Sudah ada cerita rumah tangga hancur dan terjadi perselingkuhan hanya berawal dari iseng-iseng chatting padahal tidak ada kepentingan.

5. Hindari mengobrol dan saling komentar terlalu banyak di sosial media

Al-Fudhail bin Iyadh berkata,
.
خصلتان تقسيان القلب:كثرة الكلام وكثرة
.
“Ada dua perkara yang menjadikan hati menjadi keras: Terlalu banyak bicara dan terlalu banyak makan.”[4]

Baca selengkapnya ا:

http://muslimafiyah.com/adab-berkomentar-di-sosial-media.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

__
Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah
LINE (klik): bit.ly/LINE-Raehanul
Broadcast WA muslimafiyah: +62895384942337
(Simpan nomornya, Kirim Pesan via WA ا:
[Nama Lengkap-Kota]
(Direkap tiap hari Ahad)

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @raehanul_bahraen (@get_repost) ・・・ # Adab Berkomentar di Sosial Media 1. Tulisan sama hukumnya dengan berkata-kata dalam syariat Jadi tetap berhati-hati dalam menulis 2. Jangan sampai mencela dan memaki Karena kata-kata caci-maki dan celaan tidak layak keluar dari lisan seorang muslim, walaupun postingan atau komentar sebelumnya sangat tidak layak, misalnya mencela Islam, maka jangan kita balas dengan celaan dan kata-kata kotor lagi. Bahkan ada larangan mencaci agama lain karena mereka akan membalas mencaci Allah dan agama Islam 3. Sebaiknya hindari menasehati  seseorang di kolom komentar dan dilihat oleh orang banyak Psikologi manusia tidak suka terlihat salah di depan orang banyak. Jika ingin menasehati sebaiknya berikan nasehat empat mata atau di inbox atau “Private Message” (PM). Bisa jadi sebenarnya ia menerima kebenaran akan tetapi “gengsi” mengaku kalah di depan orang banyak. 4. Sebaiknya dihindari berkomentar dan berbicara dengan non-mahram tanpa kepentingan Jika hanya bercanda-bercanda tidak ada tujuan dan sekedar chatting, maka sebaiknya dihindari. Sudah ada cerita rumah tangga hancur dan terjadi perselingkuhan hanya berawal dari iseng-iseng chatting padahal tidak ada kepentingan. 5. Hindari mengobrol dan saling komentar terlalu banyak di sosial media Al-Fudhail bin Iyadh berkata, . خصلتان تقسيان القلب:كثرة الكلام وكثرة . “Ada dua perkara yang menjadikan hati menjadi keras: Terlalu banyak bicara dan terlalu banyak makan.”[4] Baca selengkapnya ا: http://muslimafiyah.com/adab-berkomentar-di-sosial-media.html Penyusun: Raehanul Bahraen __ Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah LINE (klik): bit.ly/LINE-Raehanul Broadcast WA muslimafiyah: +62895384942337 (Simpan nomornya, Kirim Pesan via WA ا: [Nama Lengkap-Kota] (Direkap tiap hari Ahad)

KABAR GEMBIRA
SPECIAL UNTUK PESERTA ACARA "MEET THE RISMAN"

Launching Buku Parenting ++ 2
Kumpulan Artikel Grup Facebook
"Parenting with Elly Risman and Family"

Harga normal :
Rp. 85.000

Special Price bagi Peserta "MEET THE RISMANS"
HANYA Rp. 50.000

Buku yang kedua ini lebih istimewa dibandingkan buku pertama. Selain anda mendapatkan tulisan-tulisan menarik dari penulis, anda juga bisa belajar dari jawaban yang diberikan oleh Ibu Elly Risman terhadap berbagai masalah yang diajukan oleh orangtua dan guru dalam grup Fb kita ini.

Jawaban - jawaban tersebut diharapkan akan mengilhami anda baik untuk mengatasi masalah ataupun dalam menjawab pertanyaan pertanyaan serupa yang diajukan putra putri anda.
Temukan jawaban dari berbagai masalah seputar : Mengatasi kecanduan Pornografi, Bagaimana menyikapi murid yang pergaulannya sangat bebas, Mengatasi pertanyaan anak seputar seks, dan Bagaimana menghadapi anak yang suka mengeksplorasi kemaluannya bahkan yang mengalami kecanduan seksual.
Selain itu anda akan mendapatkan ide mengenai berbagai masalah pengasuhan seperti : Menghadapi anak yang hiper aktif, Anak yang tidak tertib dan mengganggu kelas, Menyikapi anak adopsi, sampai bagaimana menjawab kalo anak anda bertanya : "Mama Allah itu Cowok atau Cewek?" Hanya baru bisa dibeli dalam Acara : 🌟MEET THE RISMANS🌟 🏵Sabtu,  2 Desember 2017
⏰ 08.00-13.00 Wib 🏢 Hotel Merapi Merbabu
Jalan Cut Mutia Raya No.128, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Sepanjang Jaya, Bekasi 💰HTM Rp.  450.000
(Include seminar kit,  snack dan lunch)

For More info seputar event klik link  https://www.facebook.com/groups/1657787804476058/permalink/1993105170944318/  Atau hubungi 08129754010/
085640584568 #parenting #ellyrisman #MeetTheRisman #parentingseminar

kalpurnia (@babukuyi)


KABAR GEMBIRA SPECIAL UNTUK PESERTA ACARA "MEET THE RISMAN" Launching Buku Parenting ++ 2 Kumpulan Artikel Grup Facebook "Parenting with Elly Risman and Family" Harga normal : Rp. 85.000 Special Price bagi Peserta "MEET THE RISMANS" HANYA Rp. 50.000 Buku yang kedua ini lebih istimewa dibandingkan buku pertama. Selain anda mendapatkan tulisan-tulisan menarik dari penulis, anda juga bisa belajar dari jawaban yang diberikan oleh Ibu Elly Risman terhadap berbagai masalah yang diajukan oleh orangtua dan guru dalam grup Fb kita ini. Jawaban - jawaban tersebut diharapkan akan mengilhami anda baik untuk mengatasi masalah ataupun dalam menjawab pertanyaan pertanyaan serupa yang diajukan putra putri anda. Temukan jawaban dari berbagai masalah seputar : Mengatasi kecanduan Pornografi, Bagaimana menyikapi murid yang pergaulannya sangat bebas, Mengatasi pertanyaan anak seputar seks, dan Bagaimana menghadapi anak yang suka mengeksplorasi kemaluannya bahkan yang mengalami kecanduan seksual. Selain itu anda akan mendapatkan ide mengenai berbagai masalah pengasuhan seperti : Menghadapi anak yang hiper aktif, Anak yang tidak tertib dan mengganggu kelas, Menyikapi anak adopsi, sampai bagaimana menjawab kalo anak anda bertanya : "Mama Allah itu Cowok atau Cewek?" Hanya baru bisa dibeli dalam Acara : 🌟MEET THE RISMANS🌟 🏵Sabtu, 2 Desember 2017 ⏰ 08.00-13.00 Wib 🏢 Hotel Merapi Merbabu Jalan Cut Mutia Raya No.128, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Sepanjang Jaya, Bekasi 💰HTM Rp. 450.000 (Include seminar kit, snack dan lunch) For More info seputar event klik link https://www.facebook.com/groups/1657787804476058/permalink/1993105170944318/ Atau hubungi 08129754010/ 085640584568 #parenting #ellyrisman #MeetTheRisman #parentingseminar

#Repost @ikhwan_pekanbaru (@get_repost)
・・・
Ini adab ketika bertamu ke rumah orang

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @ikhwan_pekanbaru (@get_repost) ・・・ Ini adab ketika bertamu ke rumah orang

#Repost @kitadanbuahhati (@get_repost)
・・・
PELATIHAN KOMUNIKASI BENAR BAIK DAN MENYENANGKAN

Ayah Bunda, yuk ikut PELATIHAN KBBM (Komunikasi Benar Baik dan Menyenangkan). Pelatihan dilakukan dengan metode interaktif dan experiential learning.

Oleh:
Perwitasari, Psi
Trainer parenting Yayasan Kita dan Buah Hati
.
📅 Hari & tanggal: Sabtu, 25 November 2017 dan Minggu, 26 November 2017
⌚Waktu: pukul 09.00 s.d 17.00
🏣Tempat: The CEO Building Cilandak, Jakarta
.
📝 Hari 1: Bagaimana menjadi orangtua istimewa, dan langkah untuk menghilangkan trauma pengasuhan yang kurang mendukung
.
📝 Hari 2: Bagaimana berkomunikasi dengan baik, benar dan menyenangkan
.
🎁 Fasilitas:
- snack
- makan siang
- sertifikat

Terbatas hanya untuk 30 peserta 💸 BIAYA WORKSHOP:

Early bird 15-20 Nov
Rp 950.000 per orang
Rp 1.800.000 pasutri

Normal, pembayaran terakhir 24 Nov
Rp 1.200.000 per orang
Rp 2.200.000 pasutri

FORMAT REGISTRASI VIA WA:
Nama lengkap_no.HP_alamat email
Kirim ke 08567010222 (Nana)

Diselenggarakan oleh:
Yayasan Kita dan Buah Hati

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @kitadanbuahhati (@get_repost) ・・・ PELATIHAN KOMUNIKASI BENAR BAIK DAN MENYENANGKAN Ayah Bunda, yuk ikut PELATIHAN KBBM (Komunikasi Benar Baik dan Menyenangkan). Pelatihan dilakukan dengan metode interaktif dan experiential learning. Oleh: Perwitasari, Psi Trainer parenting Yayasan Kita dan Buah Hati . 📅 Hari & tanggal: Sabtu, 25 November 2017 dan Minggu, 26 November 2017 ⌚Waktu: pukul 09.00 s.d 17.00 🏣Tempat: The CEO Building Cilandak, Jakarta . 📝 Hari 1: Bagaimana menjadi orangtua istimewa, dan langkah untuk menghilangkan trauma pengasuhan yang kurang mendukung . 📝 Hari 2: Bagaimana berkomunikasi dengan baik, benar dan menyenangkan . 🎁 Fasilitas: - snack - makan siang - sertifikat Terbatas hanya untuk 30 peserta 💸 BIAYA WORKSHOP: Early bird 15-20 Nov Rp 950.000 per orang Rp 1.800.000 pasutri Normal, pembayaran terakhir 24 Nov Rp 1.200.000 per orang Rp 2.200.000 pasutri FORMAT REGISTRASI VIA WA: Nama lengkap_no.HP_alamat email Kirim ke 08567010222 (Nana) Diselenggarakan oleh: Yayasan Kita dan Buah Hati

#Repost @raehanul_bahraen (@get_repost)
・・・
# Larangan Mencela Dosa Maksiat Orang Lain

Terkadang ada saudara kita yang melakukan dosa atau maksiat, kemudian menjadi bahan perbincangan atau ghibah. Padahal bisa jadi pelaku dosa tersebut sudah bertaubat dari dosa tersebut. Mengenai hal ini, mari kita perhatikan nasihat dari beberapa ulama, yaitu orang yang menjelek-jelekkan saudaranya yang sudah bertaubat dari dosa, bisa jadi dia akan melakukan dosa tersebut. [1]

Misalnya ada teman kita yang ketahuan selingkuh atau berzina, maka kita pun heboh membicarakannya bahkan mencela serta terlalu banyak berkomentar dengan menerka-nerka saja. Hal ini sebaiknya dihindari, sikap muslim adalah diam, menasehati dengan cara empat mata, dan berharap kebaikan pada saudaranya terlebih ia sudah menyesal dan mengaku salah.

Syaikh Al-Mubarakfuri menjelaskan, bisa jadi ia terjerumus dalam dosa yang sama karena ada faktor kagum terhadap dirinya sendiri, sombong dan mensucikan diri. Seolah dia berkata kamu kok bisa terjerumus dalam maksiat/dosa itu, lihatlah aku, sulit terjerumus dalam dosa itu. Tentu ini bentuk kesombongan yang nyata dan sangat merendahkan orang lain.

Beliau berkata, “Dibalas dengan memberikannya jalan hingga ia akan melakukan maksiat yang ia cela yang dilakukan oleh saudaranya. Hal tersebut karena ia sombong/kagum dengan dirinya sendiri karena ia merasa selamat dari dosa tersebut.” [2]

Demikian juga Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa menjelek-jelekkan saudaranya yang telah melakukan dosa, maka bisa jadi ia akan melakukan dosa tersebut. “Setiap maksiat yang dijelek-jelekkan pada saudaramu, maka itu akan kembali padamu. Maksudnya, engkau bisa dipastikan melakukan dosa tersebut.” [3]

Baca selengkapnya ا:

https://muslim.or.id/31148-larangan-mencela-dosa-maksiat-orang-lain.html

Penulis: Raehanul Bahraen

__
Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah
LINE (klik): bit.ly/LINE-Raehanul
Broadcast WA muslimafiyah: +62895384942337
(Simpan nomornya, Kirim Pesan via WA ا:
[Nama Lengkap-Kota]
(Direkap tiap hari Ahad)

kalpurnia (@babukuyi)


#Repost @raehanul_bahraen (@get_repost) ・・・ # Larangan Mencela Dosa Maksiat Orang Lain Terkadang ada saudara kita yang melakukan dosa atau maksiat, kemudian menjadi bahan perbincangan atau ghibah. Padahal bisa jadi pelaku dosa tersebut sudah bertaubat dari dosa tersebut. Mengenai hal ini, mari kita perhatikan nasihat dari beberapa ulama, yaitu orang yang menjelek-jelekkan saudaranya yang sudah bertaubat dari dosa, bisa jadi dia akan melakukan dosa tersebut. [1] Misalnya ada teman kita yang ketahuan selingkuh atau berzina, maka kita pun heboh membicarakannya bahkan mencela serta terlalu banyak berkomentar dengan menerka-nerka saja. Hal ini sebaiknya dihindari, sikap muslim adalah diam, menasehati dengan cara empat mata, dan berharap kebaikan pada saudaranya terlebih ia sudah menyesal dan mengaku salah. Syaikh Al-Mubarakfuri menjelaskan, bisa jadi ia terjerumus dalam dosa yang sama karena ada faktor kagum terhadap dirinya sendiri, sombong dan mensucikan diri. Seolah dia berkata kamu kok bisa terjerumus dalam maksiat/dosa itu, lihatlah aku, sulit terjerumus dalam dosa itu. Tentu ini bentuk kesombongan yang nyata dan sangat merendahkan orang lain. Beliau berkata, “Dibalas dengan memberikannya jalan hingga ia akan melakukan maksiat yang ia cela yang dilakukan oleh saudaranya. Hal tersebut karena ia sombong/kagum dengan dirinya sendiri karena ia merasa selamat dari dosa tersebut.” [2] Demikian juga Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa menjelek-jelekkan saudaranya yang telah melakukan dosa, maka bisa jadi ia akan melakukan dosa tersebut. “Setiap maksiat yang dijelek-jelekkan pada saudaramu, maka itu akan kembali padamu. Maksudnya, engkau bisa dipastikan melakukan dosa tersebut.” [3] Baca selengkapnya ا: https://muslim.or.id/31148-larangan-mencela-dosa-maksiat-orang-lain.html Penulis: Raehanul Bahraen __ Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah LINE (klik): bit.ly/LINE-Raehanul Broadcast WA muslimafiyah: +62895384942337 (Simpan nomornya, Kirim Pesan via WA ا: [Nama Lengkap-Kota] (Direkap tiap hari Ahad)